• SMP NEGERI 22 SURABAYA
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

PEMANFATAN SAMPAH PLASTIK JADI BARANG BERGUNA

Penerapan sikap yang selalu menjaga kebersihan lingkungan sangat lah penting dalam kehidupan sehari hari masyarakat agar lingkungan yang kita tempati menjadi bersih dan bebas dari penyakit, terutama pada saat masa pandemi seperti saat ini, kebersihan lingkungan sangat di perlukan untuk di tetapkan dalam kehidupan sehari hari.

Seperti yang kita tau, Pepatah mengatakan bahwa kebersihan sebagian dari iman. Jadi apabila lingkungan mu bersih, iman mu juga akan menjadi bersih. Kita harus se bisa mungkin memanfaatkan apa yang ada di lingkungan ini untuk mengurangi banyak nya jumlah sampah yang ada.

Saya Alisya Ramadhani dari kelas 8F, salah satu siswi dari SMPN 22 Surabaya yang menjadi pejuang lingkungan hidup kota Surabaya. Pada tahun ini saya mengikuti acara pangeran putri lingkungan hidup tahun 2020 yang di selenggarakan oleh tunas hijau setiap tahun nya. Dari tulisan ini saya ingin menceritakan pengalaman saya selama bergabung menjadi pejuang lingkungan di Surabaya. Smpn 22 Surabaya sudah di kenal sebagai sekolah adiwiyata dan juga sekolah yang zero waste, begitu banyak kegiatan lingkungan yang di laksanakan di Smpn 22 Surabaya ini demi menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dan Smpn 22 Surabaya juga melaksanakan challenge yang di adakan tunas hijau, salah satu nya adalah kegiatan grebek pasar di pasar pagesangan.

Tim adiwiyata Smpn 22 Surabaya beserta guru pembina melaksanakan aksi grebek pasar di pasar pagesangan untuk. Memenuhi challenge dari tunas hijau. Kegiatan ini bertujuan yang pastinya untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari penyakit dan kuman. Selain itu Smpn 22 juga mengikuti kegiatan family tree planting yang di adakan oleh tunas hijau juga tentu nya. Siswa, guru dan juga wali murid bekerja sama untuk menanam pohon di daerah yang telah di tentukan oleh tunas hijau. Terik nya matahari tidak menyurutkan niat kami untuk tetap menjaga penghijauan di lingkungan, panas nya matahari kami lawan agar tetap tersedia nya tumbuhan sebagai penyerapan air untuk mencegah banjir.

 

Selain aksi grebek pasar, setiap tahun nya tunas hijau juga mengadakan kompetisi penganugerahan pangeran puteri lingkungan hidup. Dalam perlombaan ini peserta di minta untuk menciptakan terobosan baru yang bertujuan untuk mengurangi limbah yang ada di lingkungan

Penobatan pangeran dan putri lingkungan hidup setiap tahun selalu di ikuti oleh seluruh sekolah dasar dan juga sekolah menengah pertama se Surabaya , dan untuk menjadi pangeran puteri lingkungan hidup harus melewati beberapa seleksi. Pada tahun 2020 ini saya mengikuti penganugerahan pangeran dan puri lingkungan hidup bersama peserta lain nya.

 

Di dalam kompetisi tersebut, setiap peserta di minta untuk menyiapkan proyek lingkungan hidup yang pastinya harus memberikan pengaruh baik terhadap kebersihan lingkungan. Pada tahun ini saya memilih proyek pemanfaatan limbah botol plastik bekas untuk di jadikan barang yang lebih berguna. Selama menjalankan proyek ini saya harus melakukan sosialisasi mengenai proyek yang saya miliki kepada masyarakat, tujuan nya untuk mengajak dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan limbah botol. Sosialisasi proyek bukan tentang seberapa banyak orang yang kita sosialis kan, namun tentang seberapa banyak orang yang aku mengikuti kita untuk meelakukan hal yang berdampak baik bagi lingkungan. Saya sudah melakukan sosialisasi proyek kepada warga yang saya jumpai. Seperti di rumah sakit, warga sekitar rumah, pengunjung taman flora, dinas pertanian, dll.

Di dalam perlombaan ini, peserta juga di minta untuk membuat poster dan artikel tentang proyek masing masing sebagai media sosialisasi yang di laksanakan pada seleksi tahap awal yang di adakan di taman flora Surabaya. Di sana seluruh peserta berlomba untuk membuat poster dengan sungguh sungguh dan sekreative mungkin  untuk mendapatkan  hasil yang memuaskan. Saya beserta peserta dari SMPN 22 Surabaya mengikuti seleksi tahap ini di dampingi oleh pembina Pangput dari SMPN 22 yaitu bu erna.

Karena pada saat itu sedang ada pandemi, jadi peserta melakukan seleksi tahap se lanjut nya di rumah masing masing. Saya mengisi kegiatan proyek saya dengan membuat barang bernilai jual dari botol oalstik bekas. Di sini saya juga mengajak masyarakat untk menggunakan tumbler saat bepergian untuk mengurangi limbah botol plastik yang ada.

Tahun ini mungkin belum saatnya untuk saya menjadi juara, perjuangan saya hanya sampai di seleksi tahap 4 saja. Namun tidak ada kata menyerah dalam diri saya walaupun saya gagal dalam kompetisi tahun ini. Saya sebagai pejuang lingkungan ingin terus menjaga kebersihan lingkungan agar kota ku terbebas dari penyakit. Tahun ini saya belum di beri kesempatan oleh allah Swt untuk mengulang kesuksesan saya di tahun 2018 yang lalu..

Pada tahun 2018 saya perna menjadi juara putri lingkungan hidup sekota Surabaya. Pada saat itu saya masih mengikuti di jenjang sekolah dasar. Jabatan yang saya miliki menjadi suatu kebanggaan untk diri saya dan keluarga.

Begitu banyak kegiatan lingkungan yang saya lakukan bersama teman teman, mulai dari membersihkan pantai,kampanye hari lingkungan hidup, pembuatan komposter, sosialisasi perkemahan Jombang dan masih banyak lagi.

 

Oleh: Alisya Ramadhani

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
BUDI DAYA BIDARA DAN PENGOLAHANNYA

Hai, Assalamualaikum wr.wb. perkenalkan saya Aisha Syahda Apsari Wibiksono dari SMPN 22 Surabaya kelas 7k no urut 76 pangeran&putri lingkungan hidup 2020. awalnya  saya mengkut

07/12/2020 14:53 WIB - Administrator
Workshop Menjaga Kesehatan Kulit Remaja Bersama Emina

Workshop Menjaga Kesehatan Kulit Remaja dengan di SMPN 22 Surabaya telah dilaksanakan pada Kamis,10 Oktober 2019. Dalam Rangka merawat kulit remaja, Emina Cosmetic mengadakan Workshop d

10/10/2019 11:56 WIB - Administrator
Opening Ceremony Dapuda Cup 2K19

Jumat 27 September 2019 dilaksanakan Opening Ceremony Pertandingan Basket DAPUDA CUP di SMP Negeri 22 Surabaya oleh Drs. Atim Surahman, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah.  Maksud da

01/10/2019 09:05 WIB - Administrator
Penyuluhan Bahaya Merokok di SMPN 22 Surbaya

Pada hari Rabu, 18 September 2019, pukul 08.30 telah dilaksanakan penyuluhan tentang bahaya merokok oleh tim dokter Puskesmas Gayungan Surabaya, yaitu petugas kesehatan dari Puskesmas G

26/09/2019 06:44 WIB - Administrator
Screening Kesehatan Kelas VII SMP Negeri 22 Surabaya

Pada hari Rabu, 18 September 2019, pukul 08.30 telah dilaksanakan Screening kesehatan oleh tim dokter Puskesmas Gayungan Surabaya, yaitu dr. Ike Nurlinda , drg. Putik Mayasariri, dan Ol

21/09/2019 07:51 WIB - Administrator
Workshop ADIWIYATA Tahun 2019

Workshop Adiwiyata dengan tema Sekolah Hijau, Bersih, dan Terawat bagi warga SMPN 22 Surabaya telah dilaksanakan pada Rabu, 11 September 2019. Workshop dilaksanakan di ruang Kihajar Dew

13/09/2019 09:37 WIB - Administrator
Duta Pendidikan Korea 2019

Senin, 26 Agustus 2019, Ridawati,S.Pd. telah bertugas kembali sebagai guru IPS di SMP Negeri 22 Surabaya. Beliau usai mengikuti 'Teacher Capacity Development Education Program' yang dil

27/08/2019 10:08 WIB - Administrator